Jenis Hewan yang Hidup di Karpet

Jenis Hewan yang Hidup di Karpet [/font]

Karpet kerap menjadi sumber penyakit, terutama penyakit kulit, alergi, yang ditimbulkan dari gigitan hewan atau serangga atau kutu yang ditemukan hidup di karpet. Mungkin saja ada ribuan hewan yang terdapat hidup dikarpet dengan ukuran yang sangat kecil. Berikut ini adalah 10 jenis hewan yang hidup di karpet.

  1. Semut
    Semut adalah jenis serangga yang umum ditemui di rumah. Semut kerap ditemukan hidup dikarpet, terlebih lagi karpet yang kotor atau terdapat remahan makanan. Meskipun semut tidak berbahaya namun kehadiran semut terkadang menjengkelkan. Gigitan semut meninggalkan bekas atau bentol warna merah dan terasa gatal.

 

  1. Lipan
    Lipan atau kelabang adalah jenis hewan arthopoda. Lipan berbentuk panjang dengan sepasang kaki – kaki disetiap ruas tubuhnya. Lipan hidup ditempat yang lembab, tertutup dan gelap. Lipan banyak terdapat di rumah kita. Lipan terkadang ditemukan hidup dikarpet atau dibagian bawah karpet yang jarang dibersihkan. Lipan tergolong berbahaya karena dapat menggigit.

 

  1. Kutu Tempat Tidur
    Kutu Tempat Tidur adalah hewan yang biasa hidup di balik kasur, selimut dan karpet. Kutu tempat tidur tidak selalu berhubungan dengan kotoran atau kurang menjaga kebersihan, kutu kasur juga ditemukan hidup di kasur, selimut dan karpet yang bersih. Meskipun kutu kasur tidak menularkan penyakit namun kehadirannya merupakan gangguan.

 

  1. Kumbang Karpet
    Kumbang karpet adalah hewan yang ditemukan hidup di karpet dengan ukuran, warna dan bentuk yang beragam berkisar antara 2-3 mm. Kumbang karpet cenderung hidup di luar rumah. Namun menjelang musim panas kumbang karpet sangat mungkin masuk ke dalam rumah dan bertelur di karpet atau di korden-korden. Kutu karpet biasanya memakan serat-serat baju dan meninggalkan lubang dibaju.
  2. Kutu Manusia

Kutu manusia adalah kutu yang menyerang manusia dengan menghisap darah dan menimbulkan rasa gatal yang luar biasa. Kutu manusia terdiri dari beberapa jenis, diantaranya adalah; kutu rambut (Pediculus humanus capitis), kutu badan (Pediculus humanus humanus), dan kutu pubis (Phthiris pubis). Kutu-kutu tersebut dapat menyerang manusia apabila kita tidak menjaga kebersihan rambut, badan, dan pakaian. Kutu manusia dapat berpindah dari satu orang ke orang lain, namun kehadirannya bersifat patogen atau tidak menularkan penyakit.

 

  1. Tungau debu
    Tungau debu adalah hewan parasit yang sangat kecil yang merupakan hewan avertebrata. Tungau bukan termasuk kutu maupun serangga. Tungau dapat hidup sebagai parasit di hewan yang lain seperti kucing, burung, kucing dll. Tungau dapat hidup di karpet, kasur, matras, sprei dan menyebabkan yang alergi, gigitannya dapat menyebabkan rasa gatal yang hebat.

 

  1. Kutu Busuk
    Kutu busuk atau kepinding adalah serangga parasit yang ditemukan hidup di karpet atau tempat tidur. Kutu busuk menggigit manusia tanpa ketahuan dan menimbulkan rasa gatal, ruam serta alergi. Kutu busuk sangat sengang tinggal di karpet dan kasur. Jemur dan angin-anginkan karpet dan kasur secara berkala untuk mengindari kehadiran kutu busuk.

 

  1. Kutu Anjing
    Kutu anjing adalah kutu yang menyerang anjing pada ras dan jenis apa saja. Anjing yang tidak terjaga kebersihannya dapat dengan mudah terjangkit kutu. Anjing peliharaan yang terjangkit kutu akan meninggalkan kutu dimana saja, dikarpet, ditempat tidur dan dapat menggigit manusia.

 

  1. Caplak
    Caplak adalah hewan ektoparasit yang menyerang anjing. Caplak berukuran sekitar 30 mm. Caplak ditemukan di kepala, leher, telinga dan telapak kaki anjing. Caplak menghisap darah inangnya. Caplak dapat pula ditemukan dikarpet dari hewan peliharaan (anjing). Caplak termasuk hewan patogenesis (penyebar penyakit) yang berbahaya setelah nyamuk.

 

  1. Pinjal
    Pinjal adalah serangga parasit yang ukurannya sangat kecil, kurang dari 1 inci. Pinjal tidak bersayap namun sangat mahir melopat dan sangat sukar untuk ditangkap. Pinjal kerap ditemukan hidup di karpet atau tempat tidur. Pinjal berasal dari bulu anjing atau kucing dan masuk ke dalam rumah. Pinjal dapat menggigit manusia yang menyebabkan rasa gatal yang hebat selama berhari-hari, meninggalkan bentol yang besar (lebih besar dari gigitan nyamuk) dan berwarna merah.

 

Sumber: Kaskus

cucikarpetpro

Kami adalah penyedia cuci karpet, jasa cuci karpet, cuci karpet kantor, jasa kebersihan, jasa cleaning service,poles marmer,cuci sofa, cuci kursi kantor lokasi di jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *